Sinopsis
MANDEH sendiri di atas tanah kaumnya. Di ranah yang mengagungkan perempuan, jalan hidupnya tak seindah untai kata pepatah-petitih. Sejak muda, Mandeh menghadapi hidup yang getir. Dalam keluarga besar, tapi bebannya tak terhilangkan. Ia menanggung tanggung jawab yang teramat besar.
Duka-gulana mengajarkan Mandeh menjadi perempuan yang kuat. Di usia tuanya, Mandeh harus menerima kesendirian di rumah gadang. Zaman telah berubah, musim ganti-berlalu, Mandeh tetap harus menjadi limpapah di rumah gadangnya. Banyak hadang, banyak cela, sengketa tanah pusaka, Mandeh harus menghadapinya.


Komentar
Posting Komentar